Komunikasimemegang kunci penting dalam kegiatan penyuluhan program KRPL. Komunikasi dapat menentukan efektivitas kegiatan penyuluhan dan merupakan alat yang digunakan dalam proses kegiatan penyuluhan. Untuk terjadinya perubahan dan pembaharuan dalam kelompok wanita tani diperlukan komunikasi yang efektif antara penyuluh dengan wanita tani sehingga dengan komunikasi efektif, wanita tani akan PENGABDIANJURUSAN AKUNTANSI. by Mr.Echo 30 June 2022. Pada hari selasa, tanggal 28 Juni 2022, Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Banjarmasin mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema "Pembuatan Nugget Terong Sebagai Alternatif Olahan Hasil Pertanian Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Kota Banjarbaru". Kamiberawal dari program Sekolah Lapang Kelapa Sawit (SLKS) yang diselenggarakan oleh Widya Erti Indonesia sejak tahun 2017. Pada tahun 2019 kami membentuk Perkumpulan Petani Sawit Swadaya Karya Serumpun. Kelompoktersebut menggelar pameran UMKM di Perum Bumi Babadan Permai Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (6/3/2022) kemarin. KelompokWanita Tani; LAYANAN INFORMASI. INFORMASI WAJIB BERKALA. LPJ/LRA; LPPD / LPJ AMJ; Profil Pemerintahan Desa; Regulasi Desa. SK; Peraturan Desa; PERATURAN KEPALA DESA; Keputusan BPD; Pengadaan dan Informasi Desa; INFORMASI TERSEDIA SETIAP SAAT. RPJMDES; RKPDES; APBDES dan Perdes APBDES; ASET DESA; PEMBANGUNAN DESA; PERTEMUANRUTIN KWT LESTARI KEPEK. 06 Juli 2022 14:22:41 WIB Nindy Arumdita. TIMBUL WARTA (6/7/2022)Rabu, 6 Juli 2022 diadakan rapat rutin KWT (Kelompok Wanita Tani). Turut hadir dalam rapat ini Hadir : Bapak Sugiyanto (Penyuluh Pertanian Lapangan/PPL Kapanewon Sewon), Perwakilan Pemerintah Kalurahan Timbulharjo, Ibu² KWT Lestari Dusun Kepek. PlatPlakat Logo Perempuan Tani bertuliskan Penghargaan Perempuan Tani HKTI diberikan kepada: Siti Soraya Cassandra; Pendiri, Petani dan Pengajar Kebun Kumara, Situ Gintung - Tangerang Selatan. Titiek Widayati Sugiantoro, Ketua Kelompok Wanita Tani Vigur Organik, Kec.Kedungkandang, Kota Malang. Lusi Linuhung. KiniKhofsah sudah menghidupkan kembali Kelompok Wanita Tani di desanya yang telah lama tidak berjalan melalui pendekatan dan memberikan peningkatan kapasitas kepada perempuan di lingkungan sekitar rumahnya. Saat ini, Khofsah menggerakan KWT nya dengan menginisiasi pemanfaatan pekarangan rumahnya untuk ditanami sayuran dan empon‐empon (rempah Purwantini Kelompok Wanita Tani 123 Wanita Tani (KWT) tersebut diberi nama Sakinah, yang telah berdiri sejak November 2015. Terbentuknya KWT ini merupakan swadaya masyarakat sebagai ikhtiar tambahan penghasilan bagi keluarga serta memanfaatkan hasil alam disekitar tempat tinggal. Kelompok Wanita Tani Sakinah memiliki jumlah MEDIACENTER, Palangka Raya - Sebagai upaya peningkatan ekonomi dan kemandirian warga di tengah pandemi COVID-19, Kelurahan Marang membentuk pengurus kelompok wanita tani, Kamis (1/4/2021). Pembentukan kelompok wanita tani yang dinamakan Kartini Marang Batuah dan Srikandi Marang Bajenta ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada warga osCr. TANGGAMUS - Kelompok relawan OMG merangkul kelompok wanita tani di Desa Talang Jawa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Koordinator Wilayah OMG atau Orang Muda Ganjar Lampung, Riski Ramadhan mengatakan, bantuan tersebut diberikan agar para petani di desa tersebut lebih mudah membersikan lahan dari rumput liar. "Bantuan ini diberikan agar bisa membantu para ibu-ibu petani untuk melakukan aktifitas bertani," ungkap Riski, seperti dilansir pada Jumat 9/6/2023. Dia menambahkan kegiatan tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat sekitar. Hal itu dilihat dari masyarakat khususnya ibu-ibu mengikuti acara tersebut. Riski menyebut ada sejumlah bantuan yang diberikan kepada kelompok Wanita Tani antara lain empat mesin pemotong rumput dan 1 alat semprot. Menurut dia, setiap kelompok mendapatkan satu mesin pemotong rumput. Riski berharap bantuan yang diberikan itu bisa bermanfaat sekaligus membantu para ibu-ibu meningkatkan perekonomian melalui bertani. Salah satu Perwakilan Kelompok Tani, Eni Karlina menyampaikan terima kasih kepada relawan Ganjar Pranowo ini. Dia mengatakan OMG sudah memperhatikan dan memberikan bantuan kepada ibu-ibu kelompok tani Menurut dia, dengan adanya bantuan mesin pemotong rumput ini akan lebih memudahkan para ibu-ibu untuk melakukan aktifitas pertanian. "Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu ibu-ibu kelompok tani di sini. Terima kasih OMG Lampung," ungkap Eni. Bukan kali ini saja kelompok serupa mencoba merangkul masyarakat. Di Yogyakarta, OMG membagikan bantuan berupa dua tampungan air kepada warga di Padukuhan Padangan, Nglegi, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Koordinator Wilayah OMG DIY Muhammad Yusuf Radhika menuturkan, dua tampungan air diberikan dalam rangka menghidupkan UMKM warga setempat, khususnya sektor budi daya ikan lele yang sempat menggeliat di wilayah tersebut. "Jadi, tujuan bantuan dari penyerahan ini adalah teman-teman, masyarakat sekitar itu bisa menghidupkan kembali budi daya ikan lele karena dua tahun lalu sudah vakum karena pandemi," kata dia, demikian dilansir dari Antara. sumber Antara Abstract Mengingat potensi sumberdaya alam yang sangat mendukung, maka pemerintah desa Peninjoan Tembuku Bangli terus berupaya memfasilitasi dan membentuk kelembagaan organisasi petani untuk mengembangkan sumberdaya alam yang ada. Sejumlah kelompok dan organisi petani telah dikukuhkan keberadaannya untuk mengembangkan potensi yang ada. Bidang USAha tani atau kegiatan yang dikembangkan kelompok tani sangat beragam, yaitu mulai dari kelompok tani yang bergerak pada USAha tani padi sawah, hortikultura sayuran, palawija, dan pemeliharaan ternak termasuk USAha kerajinan dan produksi rumah tangga yang dapat meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan petani. Kelompok tani yang telah terbentuk, dari segi manajemen USAha kelompok tani tersebut sudah berjalan dengan baik karena anggota kelompok merasa ada dampak positif dengan keberadaan kelompok. Potensi SDM yang dimiliki adalah telah terbentuk kelompok-kelompok tani dengan asas semangat gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan yang merupakan tradisi masyarakat lokal. Akan tetapi semua potensi yang ada baik SDA maupun SDM belum dimanfaatkan secara optimal. Di desa Peninjoan sampai tahun 2014 sudah terbentuk empat Kelompok wanita tani yang berkedudukan di Banjar atau dusun yang berbeda dengan jenis kegiatan dan USAha yang berbeda sesuai dengan potensi SDM yang ada di kelompok. KWT Canang Sari dan KWT Bati Sari merupakan dua KWT yang ada di desa Peninjoan. Sampai dengan akhir pelaksanaan program ini, beberapa kegiatan telah terlaksana dengan baik dan berjalan sesuai dengan kebutuhan KWT yaitu dalam USAha peningkatan ketrampilan dan kemajuan USAha KWT adalah sebagai berikut. 1 Mengkelompokan anggota secara professional sesuai dengan kebutuhan bidang USAha dan potensi SDM yang bersangkutan. Karena di KWT ada beberapa bidang USAha dan kegiatan maka hal ini sangat perlu dilakukan sehingga anggota dapat memilih dan focus menjalani satu atau dua bidang kegiatan. 2 standar operasional prosedur SOP dalam seleksi bahan baku, proses produksi dan pengemasan produk jajanan Bali. 3 Bantuan beberapa peralatan produksi berupa mesin jahit, mesin obras, oven dan peralatan produksi jajanan Bali dengan maksud agar dapat memaksimalkan produksi, sehingga produk bisa di pasarkan sampai keluar desa. 4 Pendampingan dalam pemeliharaan ternak babi dan sapi dengan sanitasi kandang dan penyusunan pakan sesuai kebutuhan ternak 5 Pemanfaatan pekarangan dengan denplot diversifikasi jenis tanaman yang lebih produktip dan pemeliharaan yang lebih tertata. 6 Pendampingan dalam peningkatan inovasi dan kreativitas ketrampilan jahit menjahit dengan kreasi jenis pakaian yang lebih banyak dan mode yang menarik. 7 Pelatihan pembuatan produk olahan pangan hasil kebun sendiri dan pengemasan dan 8 pembuatan buku kas sehingga dapat diketahui produktivitas dari USAha KWT tersebut dan tercapainya KWT yang berdaya guna.  Dari hasil pemantauan tim pelaksana tampak bahwa partisipasi anggota KWT dan peran sertanya di semua kegiatan sangat tinggi dimana anggota sangat antusias serta sangat termotivasi untuk memajukan USAha KWT dengan sungguh sungguh sesuai dengan minat dan ketrampilan yang dimiliki setiap  Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Logo adalah sebuah identitas kelompok atau organisasi secara visual. Logo biasanya memiliki sebuah filosofi atau makna tersendiri yang merupakan ciri khas dari sebuah kelompok maupun organisasi tersebut. Sebuah logo dapat membuat masyarakat mengenal dan mengingat sebuah kelompok atau organisasi tanpa harus membaca lagi 132 KKN-T MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur membantu Kelompok Wanita Tani KWT Melati Kelurahan Kepanjenkidul Kota Blitar untuk membuatkan logo. Sebelumnya, KWT Melati sudah memiliki logo sebagai identitas. Tetapi kelompok tersebut bersedia untuk dibuatkan logo baru oleh kelompok 132. Dokpri Pada Rabu 15/6 lalu kelompok 132 mempresentasikan beberapa logo yang telah dibuat untuk KWT Melati. Masing-masing logo tersebut memiliki filosofi tersendiri. KWT Melati sangat antusias melihat beberapa logo yang telah dibuatkan dan merasa bingung harus memilih yang mana. Dari beberapa logo yang telah dibuat oleh kelompok 132, KWT Melati memilih logo nomor 2 untuk dijadikan logo baru KWT Melati terdiri dari elemen ikan, air, daun-daunan dan keterangan nama organisasi serta lokasi organisasi tersebut berada. Penyusunan elemen ikan, air dan tumbuhan yang menumpuk menggambarkan sistem petanian aquaponic yang diaplikasikan oleh KWT Melati. Sistem tersebut menggabungkan budidaya ikan dengan yang telah dipilih oleh KWT Melati sebagai logo baru mereka segera digunakan. Logo tersebut telah dipasang sebagai foto profil pada akun instagram kwtmelati_blitar. Selanjutnya logo ini akan terus digunakan sebagai logo baru KWT Melati Kelurahan Kepanjenkidul Kota Blitar. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya